Arti うにも dalam Bahasa Jepang N1 – Cara Menggunakan うにも dengan Benar

Arti うにも dalam Bahasa Jepang N1 - Cara Menggunakan うにも dengan Benar

Ketika bekerja atau belajar bahasa Jepang di Jepang, Anda akan menemukan beberapa pola tata bahasa yang sulit, seperti cara penggunaan うにも. Ini adalah bentuk yang menunjukkan ketidakmampuan melakukan sesuatu meskipun ingin. Memahami pola ini membantu Anda berkomunikasi lebih lancar, terutama saat membicarakan keadaan atau tindakan yang terbatas dalam kehidupan kerja dan sehari-hari.

Soal

いそがしくて、やすも _ やすめない。

Apakah Anda sudah mengerti bagaimana menggunakan うにも? Dalam kalimat “いそがしくて、やすも _ やすめない。” yang berarti “Karena sibuk, tidak bisa istirahat.”, kata mana yang harus diisi pada bagian kosong? Memahami kata ini membantu Anda menjelaskan situasi di mana Anda tidak bisa melakukan sesuatu meskipun menginginkannya, sangat umum ketika bekerja keras di Jepang.

  1. うかと
  2. うにも
  3. うやら
  4. うとも

Jawaban

Jawaban yang benar adalah: うにも (u ni mo = ~うにも). Artinya “meskipun ingin melakukan …, tetapi tidak bisa melakukannya”. Umumnya digunakan setelah bentuk masu dari kata kerja yang dihilangkan ます.

Mengapa?

うにも adalah pola tata bahasa yang digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang ingin melakukan suatu hal, tetapi tidak bisa karena kondisi atau alasan tertentu. Dalam contoh kalimat, やすむ (istirahat) menjadi やすめない (tidak bisa istirahat), lalu digabungkan dengan うにも menjadi やすもうにも → やすも うにも → disingkat menjadi やすも うにも, artinya “meskipun ingin istirahat, tidak bisa”. Pola ini termasuk level N1 dan sangat berguna untuk menjelaskan situasi saat Anda merasa terhalang melakukan sesuatu. Kata ini berasal dari penggabungan mo (juga) dengan bentuk potensi. Dalam pekerjaan, sangat umum digunakan ketika Anda terlalu sibuk sehingga tidak dapat beristirahat atau melakukan hal yang diinginkan.

Mengapa pilihan lain salah?

  • うかと (uka to) – tidak memiliki arti yang jelas dalam konteks ini. Contoh: 彼が来るかと心配した。(Saya khawatir apakah dia akan datang.)
  • うやら (uyara) – bukan kata bahasa Jepang yang benar, tidak cocok digunakan di kalimat ini. Contoh: その言葉はうやらしい。(Kata itu tidak jelas.)
  • うとも (utomo) – tidak ada dalam tata bahasa Jepang. Contoh kalimat salah seperti: 仕事が好きだとも思う。(Saya pikir saya juga suka pekerjaan ini.) (Ini bukan cara penggabungan yang benar.)

Contoh

  1. 忙しくて昼ご飯を食べることもうにも食べられない。
    (いそがしくてひるごはんをたべることもうにもたべられない。)
    Sangat sibuk sehingga meskipun ingin makan siang, tidak dapat dimakan.
  2. 雨が強くて外に出ようにも出られない。
    (あめがつよくてそとにでようにもでられない。)
    Hujan deras, jadi meskipun ingin keluar, tidak bisa keluar.
  3. 話したいことがあっても、時間がなくて話せうにも話せない。
    (はなしたいことがあっても、じかんがなくてはなせうにもはなせない。)
    Walaupun ingin bicara, tidak ada waktu sehingga tidak bisa bicara.
  4. 体が疲れていて動こうにも動けない。
    (からだがつかれていてうごこうにもうごけない。)
    Tubuh lelah, jadi meskipun ingin bergerak, tidak bisa bergerak.

Contoh percakapan

A: 最近、仕事が忙しすぎて休めないよ。
(さいきん、しごとがいそがしすぎてやすめないよ。)
A: Akhir-akhir ini pekerjaan sangat sibuk, saya tidak bisa istirahat.
B: 本当に?休もうにも休めないの?
(ほんとうに?やすもうにもうやすめないの?)
B: Benarkah? Meski ingin istirahat, tidak bisa istirahat?
A: うん、毎日残業で疲れているけど、休めうにも休めない。
(うん、まいにちざんぎょうでつかれているけど、やすめうにもやすめない。)
A: Ya, setiap hari lembur dan capek, tapi meski ingin istirahat, aku tidak bisa.
B: そんな状況だと辛いね。無理しないでね。
(そんなじょうきょうだとつらいね。むりしないでね。)
B: Situasi seperti itu sulit ya. Jangan memaksakan diri ya.

Kapan dipakai?

  • Ketika Anda ingin istirahat tapi karena terlalu sibuk Anda tidak bisa istirahat.
  • Ketika ingin melakukan sesuatu tapi kondisi atau keadaan tidak memungkinkan (misalnya cuaca buruk atau pekerjaan banyak).
  • Menunjukkan ketidakmampuan melakukan suatu tindakan meskipun mempunyai keinginan.
  • Digunakan dalam percakapan sehari-hari dengan rekan kerja atau menjelaskan situasi sibuk pada teman.
上部へスクロール