
Ketika belajar bahasa Jepang, Anda pasti sering mendengar ungkapan seperti ‘にしろ’. Ungkapan ini penting untuk dipahami karena membantu Anda menyampaikan kondisi atau alasan dengan cara yang natural dan sopan. Dalam kehidupan sehari-hari terutama di tempat kerja, kata ini sangat berguna untuk menunjukkan sikap menerima sesuatu meskipun ada alasan tertentu.
Soal
どんな りゆう _、ちこくは ちこくだ。
Pertanyaan: Dalam kalimat どんな理由_、遅刻は遅刻だ, pilih kata yang tepat untuk mengisi bagian kosong yang membuat kalimat ini berarti ‘Apapun alasannya, terlambat itu tetap terlambat’. Ini adalah kalimat umum yang mungkin Anda dengar saat bekerja di Jepang.
- にとって
- によって
- について
- にしろ
Jawaban
4. にしろ (ni shiro) – berarti ‘meskipun’, ‘walaupun begitu’. Ini adalah ekspresi untuk menyatakan pengakuan atau penyerahan terhadap sesuatu, biasanya digunakan dalam konteks kontras atau pengakuan tanggung jawab. Kata ini ditulis dalam hiragana dan tidak memiliki kanji khusus.
Mengapa?
Kata ‘にしろ’ digunakan untuk membuat kalimat pengakuan dengan memberikan contoh sebuah kondisi, tapi hasilnya tetap sama, yaitu terlambat itu terlambat. Dalam bahasa Jepang, ini menyatakan sikap bahwa alasan apapun tidak mengubah faktanya. Selain ‘にしろ’, ada beberapa ungkapan serupa seperti ‘にせよ’ atau ‘にもかかわらず’ yang juga dipakai untuk menyatakan kontras atau pengakuan. Penting untuk membedakan ‘にしろ’ dengan kata lain seperti ‘にとって’ yang menunjukkan sudut pandang, atau ‘について’ yang berarti tentang topik. ‘にしろ’ cocok untuk situasi di mana Anda ingin menyampaikan sikap tegas namun sopan.
Mengapa pilihan lain salah?
- 1. にとって (ni totte) – artinya ‘bagi (seseorang)’, biasanya digunakan untuk menyatakan sudut pandang atau posisi subjek. Contoh: 私にとって、この仕事は大事です。 (わたしにとって、このしごとはだいじです。Bagi saya, pekerjaan ini penting.)
- 2. によって (ni yotte) – artinya ‘karena’, ‘berdasarkan’, sering dipakai untuk menyatakan penyebab atau metode. Contoh: 事故によって、電車は遅れました。 (じこによって、でんしゃはおくれました。Karena kecelakaan, kereta terlambat.)
- 3. について (ni tsuite) – artinya ‘tentang’, digunakan saat membicarakan topik. Contoh: 日本文化について勉強しています。 (にほんぶんかについてべんきょうしています。Saya belajar tentang budaya Jepang.)
Contoh
- どんな理由にしろ、遅刻は遅刻だ。 (どんなりゆうにしろ、ちこくはちこくだ。) Apapun alasannya, terlambat tetaplah terlambat.
- 雪にしろ、雨にしろ、仕事は休めません。 (ゆきにしろ、あめにしろ、しごとはやすめません。) Baik salju atau hujan, pekerjaan tidak bisa libur.
- 疲れているにしろ、約束は守らなければならない。 (つかれているにしろ、やくそくはまもらなければならない。) Walaupun lelah, janji harus ditepati.
- ミスにしろ、遅刻にしろ、注意してください。 (ミスにしろ、ちこくにしろ、ちゅういしてください。) Baik kesalahan maupun keterlambatan, mohon diperhatikan.
Contoh percakapan
A: どうして遅れたの? — Kenapa kamu terlambat?
B: 電車が遅れていた。にしろ、遅刻はダメだ。 — Kereta terlambat. Walau begitu, terlambat itu tidak boleh.
A: そうだね。どんな理由にしろ、気をつけよう。 — Benar. Apapun alasannya, harus hati-hati.
B: はい、気をつけます。 — Ya, saya akan lebih berhati-hati.
Kapan dipakai?
- Digunakan di tempat kerja ketika atasan menegur karyawan yang terlambat dan ingin menegaskan bahwa alasan tidak penting.
- Dalam rapat atau diskusi terjadi kontras antara kondisi dan keputusan akhir.
- Dalam pembelajaran bahasa Jepang tingkat N2 untuk memahami pola kalimat pengakuan dan penyerahan meskipun ada kondisi tertentu.
- Sering muncul dalam percakapan sehari-hari di Jepang untuk memberi penegasan yang sopan namun tegas.