Arti てしまい dan Penggunaan dalam Bahasa Jepang – JLPT N4

Arti てしまい dan Penggunaan dalam Bahasa Jepang - JLPT N4

Apakah kamu pernah mendengar ungkapan ‘なくしてしまう’ dalam bahasa Jepang? Ini adalah bentuk yang sangat umum untuk menggambarkan sebuah tindakan yang sudah selesai dengan rasa penyesalan atau karena sesuatu yang tidak disengaja terjadi. Kali ini kita akan belajar arti dan bagaimana menggunakan てしまい agar kamu lebih percaya diri saat berbicara dengan teman kerja maupun atasan di Jepang.

Soal

だいじな ほんを なくし _ ました。

Pertanyaan: Dalam kalimat 「だいじな ほんを なくし _ ました。」, bagian mana yang tepat untuk mengisi titik-titik? Kalimat ini penting karena menjelaskan bahwa kamu kehilangan sebuah buku yang penting dan merasa menyesal.

  1. てしまい
  2. ておき
  3. ていき
  4. てみ

Jawaban

Jawaban benar adalah てしまい (te-shimai), yang berarti telah melakukan sesuatu sampai selesai, seringkali dengan konotasi penyesalan atau sudah terlanjur. Kanji ~てしまう biasanya ditulis dengan kana, tapi arti dasarnya adalah menyelesaikan suatu tindakan dengan tuntas.

Mengapa?

Kombinasi kata kerja dengan てしまう menunjukkan bahwa suatu tindakan sudah selesai dan biasanya mengandung perasaan menyesal atau tidak diinginkan. Misalnya 『なくしてしまう』berarti “kehilangan (sayang sekali sudah terlanjur)”. Di sini, 『なくし てしまいました』adalah bentuk sopan lampau dari frasa tersebut. てしまう juga bisa dipakai untuk menyatakan bahwa sesuatu telah selesai tanpa konotasi negatif. Struktur ini sangat penting untuk level N4 dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari oleh peserta magang di Jepang.

Mengapa pilihan lain salah?

  • ておき (te-oki): berarti melakukan sesuatu sebagai persiapan untuk masa depan. Contoh: てんきよほうを みておきます。(てんきよほうを みておきます。) Saya akan melihat prakiraan cuaca terlebih dahulu. (beda dengan てしまい yang menunjukkan penyesalan)
  • ていき (te-iki): bukan struktur yang benar. Ini mungkin bingung dengan ていく yang menunjukkan kelanjutan atau perpindahan. Contoh: 学校へ いっていきます。(がっこうへ いっていきます。) Saya akan pergi ke sekolah – tidak cocok untuk kalimat kehilangan buku.
  • てみ (te-mi): digunakan saat mencoba melakukan sesuatu. Contoh: たべてみます。(たべてみます。) Saya akan mencoba makan – tidak cocok untuk menggambarkan kehilangan buku.

Contoh

  1. 大事な鍵をなくしてしまいました。(だいじな かぎを なくしてしまいました。) Saya sudah tidak sengaja kehilangan kunci penting.
  2. 宿題を忘れてしまった。(しゅくだいを わすれてしまった。) Saya sudah lupa mengerjakan PR.
  3. 雨が降ってしまったから、洗濯物が濡れた。(あめが ふってしまったから、せんたくものが ぬれた。) Karena hujan turun, pakaian yang dijemur jadi basah.
  4. このおにぎりを全部食べてしまった。(この おにぎりを ぜんぶ たべてしまった。) Saya sudah makan habis semua onigiri ini.

Contoh percakapan

A: 大事な本をなくしてしまったんです。— Saya sudah tidak sengaja kehilangan buku penting itu.
B: それは大変ですね。どこでなくしましたか?— Wah, itu susah ya. Kamu kehilangan di mana?
A: 昨日、工場で休憩しているときに気づきました。— Kemarin, saat istirahat di pabrik, saya baru sadar.
B: 今後は気を付けてくださいね。— Tolong hati-hati lain kali ya.

Kapan dipakai?

  • Menunjukkan sebuah tindakan sudah selesai dengan perasaan menyesal atau tidak disengaja, seperti kehilangan barang atau lupa melakukan sesuatu.
  • Digunakan untuk menunjukkan sesuatu sudah habis atau selesai, misalnya makan atau minum sampai habis.
  • Banyak dipakai dalam situasi sehari-hari, terutama saat menjelaskan kepada atasan atau teman kerja tentang kesalahan atau kejadian yang sudah terlanjur terjadi.
  • Sering terdengar dalam percakapan santai maupun formal di Jepang.
上部へスクロール