Penggunaan ては dalam Bahasa Jepang JLPT N4: Arti dan Contoh Kalimat

Penggunaan ては dalam Bahasa Jepang JLPT N4: Arti dan Contoh Kalimat

Belajar bahasa Jepang sering membuat bingung dengan berbagai pola kalimat yang ada. Salah satu pola yang sering dipakai dalam percakapan sehari-hari adalah ては. Paham cara pakai ては akan membantu kamu berbicara dan menulis dengan lancar serta tepat. Kali ini kita lihat contoh kalimat: ろうかを はしっ _ いけません。 Kamu yakin, pilihan jawaban yang tepat apa ya?

Soal

ろうかを はしっ _ いけません。

Pertanyaan: ろうかを はしっ _ いけません。 Kalimat ini biasanya digunakan untuk menyatakan larangan berlari di lorong atau area tertentu. Memahami tata bahasa ini penting supaya kamu bisa menyampaikan larangan dengan benar dan sopan.

  1. ながら
  2. ては
  3. ても
  4. たら

Jawaban

Jawaban yang benar adalah: ては (te wa). Ini adalah pola tata bahasa yang digunakan untuk menyatakan larangan atau peringatan. Contohnya: はしっては いけません (tidak boleh berlari).

Mengapa?

ては adalah gabungan bentuk て dari kata kerja dengan partikel は untuk membuat kalimat negatif atau larangan. Dalam contoh, はしる (berlari) menjadi はしって, lalu ditambahkan は menjadi はしっては. Arti dari pola ini adalah “jika berlari, maka tidak boleh” atau “dilarang berlari”. Pola ini sangat umum dipakai untuk membuat aturan, peringatan, atau larangan di kehidupan sehari-hari di Jepang.

Kata はしる (走る) menggunakan kanji 走 yang artinya berlari. Dengan tambahan ては, 走っては menandakan tindakan yang dilarang.

Biasanya ungkapan ini muncul di tanda-tanda larangan dalam pabrik, sekolah, atau tempat umum, juga sering digunakan saat berbicara dengan rekan kerja atau atasan.

Mengapa pilihan lain salah?

  • ながら (nagara) – berarti ‘sementara’ atau ‘seraya’, menunjukkan dua kegiatan dilakukan bersamaan. Contoh: テレビを見ながら食べます (Saya makan sambil menonton TV).
  • ても (temo) – berarti ‘meskipun’, dipakai untuk membuat kalimat pengandaian. Contoh: 雨が降っても行きます (Saya tetap pergi walaupun hujan).
  • たら (tara) – bentuk kondisional ‘jika’, ‘kalau’. Contoh: 雨が降ったら会社に行きません (Kalau hujan, saya tidak pergi kerja).

Contoh

  1. ろうかをはしっては いけません。(ろうかをはしってはいけません) – Dilarang berlari di lorong.
  2. タバコをすっては だめです。(タバコをすってはだめです) – Tidak boleh merokok.
  3. 工事現場でスマホを使っては いけません。(こうじげんばでスマホをつかってはいけません) – Tidak boleh memakai handphone di tempat konstruksi.
  4. この部屋で飲食しては いけません。(このへやでいんしょくしてはいけません) – Tidak diperbolehkan makan dan minum di ruangan ini.

Contoh percakapan

A: ろうかで走ってもいいですか? — Bolehkah saya berlari di lorong?

B: いいえ、走っては いけませんよ。 — Tidak, kamu tidak boleh berlari.

A: そうですか。気をつけます。 — Oh begitu, saya akan hati-hati.

B: はい、安全第一ですから。 — Ya, keselamatan adalah yang utama.

Kapan dipakai?

  • Papan larangan berlari di gedung atau lorong.
  • Peringatan larangan melakukan sesuatu di area pabrik.
  • Aturan di dalam kelas atau tempat umum.
  • Pengingat atau peringatan saat berdialog dengan rekan kerja.
上部へスクロール