Arti なくても dalam Bahasa Jepang N4 dengan contoh あした こ_いいです。

Arti なくても dalam Bahasa Jepang N4 dengan contoh あした こ_いいです。

Saat belajar Bahasa Jepang, kamu mungkin bertemu kalimat 『あした こ_いいです。』Apa kata yang tepat untuk mengisi bagian kosong? Mengerti tata bahasa seperti なくても sangat penting agar kamu bisa berkomunikasi santai dan sopan di tempat kerja atau saat ngobrol dengan teman Jepang. Di artikel ini, kita kupas tuntas makna dan cara pakai なくても lengkap dengan contoh nyata yang membantu kamu mengingat mudah.

Soal

あした こ _ いいです。

Perhatikan kalimat berikut: あした こ_いいです。 (Bolehkah saya tidak datang besok?). Kamu harus memilih kata yang tepat untuk mengisi bagian kosong agar kalimat ini benar dan alami dalam Bahasa Jepang. Ini penting saat kamu ingin mengajak bicara atau membuat janji sehari-hari.

  1. なければ
  2. なくても
  3. ては
  4. たら

Jawaban

Jawaban yang benar adalah なくても (nakutemo), artinya “meskipun tidak melakukan sesuatu, tidak masalah”. Contohnya dalam kalimat ini, あした こなくてもいいです berarti “Tidak datang besok juga tidak apa-apa” atau “Boleh tidak datang besok”.

Mengapa?

なくても berasal dari bentuk negatif “ない” yang berubah menjadi “なく” digabung dengan partikel ても yang berarti “meskipun” atau “walaupun”. Jadi なくても digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu tidak perlu dilakukan, namun tetap diperbolehkan atau tidak masalah jika tidak dilakukan.

Bentuk kanji なくても adalah 無くても, tapi dalam prakteknya orang Jepang biasanya menulis dengan hiragana lengkap: なくても. Kanji 無 berarti “tidak ada” atau “hilang”.

Kalimat seperti “明日来なくてもいいです。” (Besok tidak perlu datang) sering dipakai di tempat kerja atau sekolah untuk memberi kemudahan atau memperbolehkan orang lain tidak melakukan sesuatu secara formal dan sopan.

Mengapa pilihan lain salah?

  • なければ (nakereba): berarti “jika tidak… maka…” Contoh: 行かなければ、遅刻します。 (いかなければ、ちこくします。Jika tidak pergi, terlambat.)
  • ては (te wa): digunakan dalam kalimat larangan, contoh してはだめです (dilarang melakukan). Contoh: ここでたばこを吸ってはだめです。 (ここでたばこをすってはだめです。Dilarang merokok di sini.)
  • たら (tara): berarti “jika/ketika” digunakan untuk menyatakan syarat. Contoh: 雨が降ったら、行きません。 (あめがふったら、いきません。Jika hujan, saya tidak akan pergi.)

Contoh

  1. 明日は来なくてもいいです。 (あしたは こなくても いいです。) — Besok tidak perlu datang.
  2. 宿題をしなくても、先生は怒りません。 (しゅくだいを しなくても、せんせいは おこりません。) — Meskipun tidak mengerjakan PR, guru tidak marah.
  3. 急がなくても大丈夫です。 (いそがなくても だいじょうぶです。) — Tidak perlu terburu-buru, tidak masalah.
  4. 休みの日は来なくてもいいですよ。 (やすみの ひは こなくても いいですよ。) — Hari libur, tidak perlu datang ya.

Contoh percakapan

A: あしたの仕事、来なくてもいいですか? — A: あしたの しごと、こなくてもいいですか? — Besok kerjaan, boleh tidak datang?

B: はい、あしたは来なくても大丈夫です。 — はい、あしたは こなくても だいじょうぶです。 — Iya, besok tidak datang juga tidak apa-apa.

A: ありがとう。じゃあ、ゆっくり休みます。 — ありがとう。じゃあ、ゆっくり やすみます。 — Terima kasih. Kalau begitu aku akan istirahat dengan tenang.

B: はい、またあさってよろしくお願いします。 — はい、また あさって よろしく おねがいします。 — Iya, sampai jumpa lusa ya.

Kapan dipakai?

  • Saat atasan atau teman kerja memberikan izin tidak datang bekerja karena sakit atau urusan pribadi.
  • Ketika ingin mengatakan sesuatu tidak wajib dilakukan, misalnya tidak wajib mengerjakan tugas atau tidak wajib hadir di kelas bahasa Jepang.
  • Dalam percakapan sehari-hari, untuk menyampaikan dengan sopan bahwa sesuatu tidak perlu dilakukan.
  • Sering dipakai dalam pesan singkat atau pengumuman untuk memberi tahu bahwa suatu pekerjaan atau kehadiran bisa dilewatkan.
上部へスクロール