
Apakah kamu sering menemukan tata bahasa たら dalam percakapan sehari-hari bahasa Jepang? Ini adalah struktur penting di level JLPT N4 yang membantu kamu menyampaikan kondisi atau kejadian yang membuat suatu tindakan dilakukan. Artikel ini akan menjelaskan secara rinci penggunaan たら melalui contoh kalimat yang biasa kamu temui saat bekerja atau beraktivitas di Jepang.
Soal
えきに つい _、でんわして ください。
Pertanyaan: Pada kalimat “えきに つい _、でんわして ください。” kata mana yang tepat untuk mengisi bagian kosong? Kalimat ini ingin menyampaikan bahwa kamu harus telepon setelah sampai di stasiun. Memahami struktur kondisi ini sangat penting untuk komunikasi kerja di Jepang.
- ば
- ては
- たら
- ながら
Jawaban
たら (たら) – arti “jika…, maka…” atau “ketika…”. Contoh kanji: 雨(あめ)が降ったら (Jika hujan turun). Ini adalah bentuk kondisi atau syarat yang sering digunakan untuk memberi instruksi atau menyatakan tindakan yang terjadi setelah suatu kondisi terpenuhi.
Mengapa?
Tata bahasa たら digunakan untuk mengekspresikan kondisi yang harus terpenuhi atau waktu saat suatu fakta terjadi. Dalam kalimat “えきに ついたら、でんわしてください。”, artinya “Ketika kamu sudah sampai di stasiun, harap telepon.” Perlu diketahui bahwa たら adalah bentuk yang populer dan mudah dipakai di level N4 untuk menyatakan tindakan yang akan dilakukan setelah suatu kondisi terjadi. Berbeda dengan ば, ては atau ながら, たら menegaskan waktu atau kondisi tertentu sebagai trigger tindakan selanjutnya.
Mengapa pilihan lain salah?
- ば (ば) – bentuk kondisi yang juga berarti ‘jika’, contohnya 「行けば」(Jika pergi). Contoh kalimat: 行けば、楽しいです。(いけば、たのしいです。Jika pergi, akan menyenangkan). Namun untuk konteks tindakan yang harus dilakukan setelah kejadian, たら lebih tepat digunakan.
- ては (ては) – digunakan untuk menunjukkan topik atau penegasan, misal 会議しては帰る。(かいぎしてはかえる。Setelah rapat lalu pulang). Tidak cocok untuk instruksi kondisi dalam contoh tersebut.
- ながら (ながら) – menyatakan dua tindakan yang terjadi bersamaan, contoh 歩きながら話す。(あるきながらはなす. Berbicara sambil berjalan). Tidak sesuai dengan makna kalimat contoh yang mengharuskan tindakan setelah kejadian.
Contoh
- 駅に着いたら、すぐ連絡してください。(えきについたら、すぐれんらくしてください。Segera hubungi saya ketika kamu sudah sampai di stasiun.)
- 仕事が終わったら、食事に行きましょう。(しごとがおわったら、しょくじにいきましょう. Setelah pekerjaan selesai, mari makan bersama.)
- 家に帰ったら、洗濯をします。(いえにかえったら、せんたくをします. Ketika pulang ke rumah, saya mencuci pakaian.)
- 休みになったら、旅行に行きたいです。(やすみになったら、りょこうにいきたいです. Saat libur, saya ingin pergi berlibur.)
Contoh percakapan
A: 駅に着いたら、電話してくださいね。
(えきについたら、でんわしてくださいね。Tolong telepon saya ketika sampai di stasiun ya.)
B: わかりました。仕事が終わったら、すぐ連絡します。
(わかりました。しごとがおわったら、すぐれんらくします. Baik, saya akan menghubungi segera setelah pekerjaan selesai.)
A: 電車は遅れていますか?
(でんしゃはおくれていますか?Apakah kereta terlambat?)
B: はい、あと10分くらいかかります。
(はい、あとじゅっぷんくらいかかります.Sudah, kira-kira butuh waktu sekitar 10 menit lagi.)
Kapan dipakai?
- Digunakan dalam instruksi kerja pabrik, contohnya “機械が止まったら、すぐ報告してください。” (Jika mesinnya berhenti, laporkan segera.)
- Digunakan saat komunikasi via telepon untuk melapor lokasi, seperti “現場に着いたら電話してください。” (Silakan telepon setelah tiba di lokasi kerja.)
- Digunakan untuk memberi petunjuk kepada rekan kerja, contoh “仕事が終わったら、掃除をしてください。” (Setelah pekerjaan selesai, tolong bersihkan.)
- Sering dipakai dalam situasi sehari-hari seperti pergi ke toko atau rumah sakit: “帰ったら連絡します。” (Saya akan menghubungi setelah pulang.)